Nggak Kuat Berdiri? Berlutut Dong.


Hidup manusia itu ibarat perjalanan, yang mana jalannya kadang mulus atau berbatu-batu. Normal sih kalau semisal orang merasa capek jalanin kehidupan. Hahaha. Dalam hal ini, nggak perlu ada perdebatan. Nggak perlu jadi hypocrite juga. Karena kenyataannya memang begitu.

Cuman, yang nggak semua orang tahu adalah ketika masanya tiba di jalan yang berbatu-batu, kekuatan yang dipakai itu harusnya bukan kekuatan sendiri. Kalau pakai kekuatan sendiri sih, capek sendiri. Mungkin parahnya akan berdampak ke keputusasaan dan menyerah pada akhirnya.

“When you can no longer stand, kneel.”

Saya suka sekali dengan quote singkat ini. Masuk akal kan, kalau kita nggak kuat lagi, berserah aja. Berlutut sama Tuhan. Jangan maksain diri jalan terus, toh udah nggak kuat jalan lagi.

Kebanyakan orang Kristen lupa nih. Coba deh instropeksi diri. Tenang. Saya juga kok instropeksi diri. Karena jujur firman Tuhan berkata ‘roh itu penurut tetapi daging lemah’. Makanya nih kita perlu yang namanya kekuatan dari luar. Kekuatan ilahi. Kekuatan yang datangnya dari sorga. Kekuatan dari Roh Kudus.

Ayo, kita sama-sama ingetin diri sendiri lagi, kalau memang rasanya udah nggak kuat, minta kekuatan dan kemampuan dari Roh Kudus. Pasti deh, kita bisa jalan lagi dan bahkan selesai sampai finish line dengan sukacita.

Selamat hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati! 😉

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s