“God Bless You, Miss.”


Ucapan itu baru saja saya dengar beberapa menit sebelum saya mulai menulis blog ini. Ucapan ini keluar dari mulut beberapa siswi kepada salah seorang gurunya saat akan pulang. Kenapa secepat itu saya menulisnya?

  1. Karena saya sedang ada waktu luang. (Haha, tapi bukan ini alasan utamanya)
  2. Karena ucapan ini jarang diucapkan. Jarang diucapkan.

Di lingkungan yang notabene penuh dengan anak Tuhan, tetapi jarang sekali mendengar ucapan ‘God bless you‘ menimbulkan sebuah keadaan yang rasanya miris sekali. Entah kenapa salam ini seolah-olah tabu diucapkan.

Sudah saatnya terjadi kebangkitan anak-anak muda yang takut akan Tuhan. Hanya saja, ada sebuah pertanyaan yang muncul kemudian: siapakah yang mau berdiri untuk memulainya?

Tidak ada waktu lagi untuk berkata, “Ah, nggak ada yang berdiri, masa aku berdiri?” atau “bukan urusanku, yang penting sikapku baik” atau malah mungkin “huh? ada apa sih?

Just a friendly reminder, ayo jadi seperti Yesaya yang berkata “Ini aku Tuhan, utuslah aku.” Mau melakukannya? Ayo lakukan bersama dengan saya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s