Cara Mendapatkan Surat Keterangan Sehat, Bebas Narkoba, Bebas TBC di Semarang


Hai semua!

Karena lagi marak banget untuk daftar beasiswa LPDP, ini saya share pengalaman saya waktu dapetin SKS, SKBN dan SKBTBC. Saya sempat bingung awalnya mau kemana, ada beberapa pilihan tapi saya menjatuhkan pilihan ke :

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU SEMARANG.

Pokoknya disini pelayanannya oke dan cepat, serta biayanya juga nggak terlalu menguras dompet. Plus, cuman memakan satu hari. Ya, satu hari saja! Saya akan jelaskan langkah-langkah sederhananya disini.

  1. Langsung menuju ke Paviliun Nusa Indah, ke lantai 1 dan mengantri. (Saya datang di bawah jam 8  jadi masih sepi dan saya dilayani pertama kali)
  2. Jelaskan bahwa mau mendapatkan ketiga surat tersebut, lalu diminta untuk menunjukkan KTP dan menunggu.
  3. Setelah mendapatkan bill, nanti akan diminta untuk membayar biaya surat keterangan sehatnya lebih dulu.
  4. Lalu akan diarahkan untuk ke bagian perawat yang akan ukur berat dan tinggi badan serta tensi.
  5. Kalau beruntung, ada perawat yang diutus untuk mendampingi tes rontgen (TBC) dan urin (narkoba). Kalau nggak ya nanti akan diarahkan untuk ke tempat-tempat tersebut. (Tapi percayalah, mereka akan kasi pelayanan yang baik dan cepat kok).
  6. Sesuai dengan arahan perawat pendamping saya waktu itu, saya diarahkan untuk tes rontgen dulu. Berkas saya yang diberi dari Paviliun Nusa Indah tadi diberikan kepada resepsionis dan menunggu sebentar untuk dipanggil.
  7. Waktu itu sembari menunggu tes rontgen, perawat pendamping saya itu baik sekali sehingga dia yang membawa berkas saya ke lap untuk tes urin. Jadi setelah saya selesai tes rontgen, saya tinggal menunggu nama saya dipanggil untuk mendapatkan berkas lainnya yang digunakan untuk tes urin saya.
  8. Waktu itu antriannya sudah cukup banyak sehingga sekitar dua puluh menit saya menunggu sampai nama saya dipanggil dan saya diminta memasukkan urin ke dalam sebuah botol kecil. (Ingat baik-baik untuk membaca instruksi yang tertempel di dinding toilet tentang tes urin ya, supaya nggak salah)
  9. Setelah itu saya kembali ke Paviliun Nusa Indah untuk menunggu sampai waktu yang ditentukan di bill yang saya dapatkan dari lab rontgen dan urin.
  10. Kurang dari satu jam saya disarankan oleh suster agar mengambil hasil rontgen dan tes urin, walaupun tidak sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Dan benarlah kedua berkas itu sudah selesai saat saya kesana untuk mengambilnya. Untuk tes urin, saya dinyatakan bebas narkoba (ya iyalah wkwk)
  11. Saya memberikan hasil itu pada suster di Paviliun Nusa Indah, lalu diminta menunggu sampai dokter Paru-paru datang untuk membaca dan menuliskan hasil rontgen. Saya dinilai bebas TBC (ho yeah!).
  12. Yang paling terakhir, saya diminta untuk membayar total biaya yaitu sekitar Rp 315.000 saja! Murah kan? (Padahal waktu saya cari-cari di internet, semua menyatakan harga yang mahal huhu, puji Tuhan saya nemu RSUD Tugu.)
  13. Semua bill diberikan kepada suster dan saya diberikan copy bill-nya juga.
  14. Surat Keterangan Sehat, Surat Keterangan Bebas Narkoba dan Surat Keterangan Bebas TBC sudah jadi! Tapi jangan lupa untuk memastikan bahwa semuanya sudah di-cap dengan cap RSUD Tugu ya!
  15. Bawa pulang dan submit semua berkas itu sebagai syarat untuk mendapatkan beasiswa LPDP!

Sekian penjelasan singkat dari pengalaman saya mendapatkan ketiga surat ini. Good luck buat kamu yang daftar beasiswa LPDP!

Never give up on everything!

 

Surat Keterangan Sehat

Surat Keterangan Bebas Narkoba

Surat Keterangan Bebas TBC